Cara Membuat Nomor Halaman Word Berbeda untuk Setiap Bagian
Atur nomor halaman pendahuluan dan isi laporan dengan section break, Link to Previous, serta format nomor yang sesuai pedoman kampus.
Nomor halaman Word yang berbeda untuk kata pengantar, daftar isi, dan bab utama biasanya membutuhkan section break. Page break hanya memindahkan isi ke halaman baru; section break memisahkan bagian sehingga format header, footer, atau penomoran dapat diatur tersendiri. Periksa pedoman kampus sebelum memilih angka Romawi atau Arab karena aturannya tidak selalu sama.
Pisahkan bagian dokumen
Letakkan kursor di akhir halaman pendahuluan, lalu pilih Layout > Breaks > Next Page untuk membuat section baru pada halaman berikutnya. Gunakan pemisah yang sama setiap kali sebuah bagian harus memiliki aturan header, footer, orientasi, atau nomor halaman tersendiri. Aktifkan Home > Show/Hide agar tanda section break terlihat saat kamu memeriksa struktur.
Jika satu bab membutuhkan orientasi lanskap untuk tabel, section break dapat membatasi perubahan itu agar halaman sebelum dan sesudahnya tetap potret. Hapus pemisah hanya setelah memeriksa dampaknya, sebab menghapusnya dapat membawa format dari bagian yang berdekatan.
Putuskan sambungan header dan footer
Buka header atau footer pada bagian isi utama. Di tab Header & Footer, nonaktifkan Link to Previous. Header dan footer memiliki sambungan masing-masing, jadi jika nomor halaman ada di footer, periksa pengaturan footer. Langkah ini mencegah perubahan pada satu bagian otomatis mengubah bagian sebelumnya.
Pilih Insert > Page Number untuk menentukan lokasi nomor. Untuk pendahuluan, buka Format Page Numbers dan pilih format Romawi jika diminta. Pada bagian isi, pilih format 1, 2, 3 dan atur Start at 1 jika penomoran harus dimulai kembali. Opsi Different First Page dapat menyembunyikan nomor di halaman pertama suatu bagian, tetapi tidak selalu mengubah hitungan halaman berikutnya.
Periksa hasil, jangan hanya melihat satu halaman
Klik beberapa halaman di awal, batas antarbagian, dan bagian akhir. Pastikan nomor tidak ikut muncul di sampul jika pedoman melarangnya, bab utama mulai dari angka yang benar, dan header/footer lama tidak berubah. Setelah itu simpan sebagai DOCX dan ekspor salinan PDF untuk memastikan hasil akhir sama seperti tampilan cetak.
Kesalahan yang sering terjadi adalah memakai banyak Enter untuk mendorong judul, menghapus section break tanpa memeriksa format, atau mengubah angka halaman sebelum memutus Link to Previous. Untuk menyiapkan laporan lengkap, lihat software Office untuk dokumen kuliah dan panduan daftar isi otomatis Word.